Wuiihh..ga kerasa ternyata udah 1,5 tahun saya ga posting di blog ini. (*eh sebentar, “saya”?? yup saya sekarang memilih untuk menggunakan kata “saya” instead of “gw”. Terdengar lebih sopan) OK langsung saja kita masuk ke pokok bahasan (*kayak kuliah aja)
Bukan!!! Walaupun gambar disamping ini tidak asing, namun saya tidak akan membahas soal bahasa pemrograman java (*setidaknya belum untuk saat ini) kali ini saya akan membahas soal kopi. Here we go..
Semua orang pasti tau yang namanya kopi, mau kopi tubruk kek, kopi instan kek, kopi moka kek, kopi Irlandia kek, kopi robusta kek, atau kopi-kopi yang laen. Saya termasuk penikmat kopi, ga maniak sih, tp cukup menikmati meminum kopi. Saya biasa minum kopi saat sedang sibuk bersama notebook saya. Kadang waktu lagi asik-asiknya nyruput kopi, ada aja yang nyeletuk “minum kopi jangan sering-sering lho, ntar jantungan”. Karena penasaran akhirnya saya mulai mencari-cari dan bertanya-tanya, sebenernya kopi tu ada manfaatnya ga sih??
Setelah googling sana, googling sini, akhirnya saya mendapatkan beberapa hal menarik mengenai kopi. Jadi menurut Havard Women’s Health mengkonsumsi kopi beberapa cangkir sehari dalam batasan normal memiliki beberapa manfaat. Peminum kopi mempunyai resiko diabetes tipe 2 (diabetes mellitus) lebih rendah dari pada mereka yang tidak meminum kopi. Kopi juga dapat mengurangi risiko pengembangan batu empedu, mencegah perkembangan kanker usus besar, mengurangi resiko kanker payudara, meningkatkan fungsi kognitif otak, mengurangi risiko kerusakan hati pada orang yang berisiko tinggi untuk penyakit hati, dan mengurangi risiko penyakit Parkinson.
Selain itu mengkonsumsi kopi juga dapat membantu anda berpikir lebih cepat. Nah, buat mahasiswa yang lagi banyak-banyaknya tugas dan presentasi, maupun pekerja kantoran ini patut dicoba. Cobalah untuk mengkonsumsi kopi 15 menit atau 30 menit sebelum presentasi. Hasilnya mungkin akan cukup lumayan, karena kafein yang terdapat pada kopi terbukti mampu memberikan “sinyal” pada otak untuk lebih cepat merespon dan meningkatkan daya ingat.
Namun demikian, kopi juga memiliki efek negatif jika dikonsumsi secara berlebihan. Kafein yang terkandung dalam kopi dapat menimbulkan efek candu. Kafein juga mempengaruhi sistem kardiovaskuler seperti peningkatan detak jantung dan tekanan darah. Tapi, dampak negatif ini akan muncul hanya jika kita mengkonsumsi kopi secara berlebihan. Yah segala sesuatu yang berlebihan pasti hasilnya tidak baik.

Batas normal konsumsi kopi adalah 2-3 gelas/hari. Dan jumlah kafein pada kopi yang masih dalam batas normal adalah tidak lebih dari 400mg/hari. Dalam 1 cangkir kopi kental terdapat sekitar 125mg kafein. Untuk 1 cangkir espresso, kopi tubruk, dan kopi saring mengandung sekitar 80mg kafein. Sedangkan pada 1 cangkir kopi instan hanya sekitar 65mg kafein.
Sekali lagi, segala sesuatu pasti ada manfaatnya jika tidak dilakukan secara berlebihan. Selamat menikmati kopi anda hari ini…
Semua orang pasti tau yang namanya kopi, mau kopi tubruk kek, kopi instan kek, kopi moka kek, kopi Irlandia kek, kopi robusta kek, atau kopi-kopi yang laen. Saya termasuk penikmat kopi, ga maniak sih, tp cukup menikmati meminum kopi. Saya biasa minum kopi saat sedang sibuk bersama notebook saya. Kadang waktu lagi asik-asiknya nyruput kopi, ada aja yang nyeletuk “minum kopi jangan sering-sering lho, ntar jantungan”. Karena penasaran akhirnya saya mulai mencari-cari dan bertanya-tanya, sebenernya kopi tu ada manfaatnya ga sih??
Setelah googling sana, googling sini, akhirnya saya mendapatkan beberapa hal menarik mengenai kopi. Jadi menurut Havard Women’s Health mengkonsumsi kopi beberapa cangkir sehari dalam batasan normal memiliki beberapa manfaat. Peminum kopi mempunyai resiko diabetes tipe 2 (diabetes mellitus) lebih rendah dari pada mereka yang tidak meminum kopi. Kopi juga dapat mengurangi risiko pengembangan batu empedu, mencegah perkembangan kanker usus besar, mengurangi resiko kanker payudara, meningkatkan fungsi kognitif otak, mengurangi risiko kerusakan hati pada orang yang berisiko tinggi untuk penyakit hati, dan mengurangi risiko penyakit Parkinson. Selain itu mengkonsumsi kopi juga dapat membantu anda berpikir lebih cepat. Nah, buat mahasiswa yang lagi banyak-banyaknya tugas dan presentasi, maupun pekerja kantoran ini patut dicoba. Cobalah untuk mengkonsumsi kopi 15 menit atau 30 menit sebelum presentasi. Hasilnya mungkin akan cukup lumayan, karena kafein yang terdapat pada kopi terbukti mampu memberikan “sinyal” pada otak untuk lebih cepat merespon dan meningkatkan daya ingat.
Namun demikian, kopi juga memiliki efek negatif jika dikonsumsi secara berlebihan. Kafein yang terkandung dalam kopi dapat menimbulkan efek candu. Kafein juga mempengaruhi sistem kardiovaskuler seperti peningkatan detak jantung dan tekanan darah. Tapi, dampak negatif ini akan muncul hanya jika kita mengkonsumsi kopi secara berlebihan. Yah segala sesuatu yang berlebihan pasti hasilnya tidak baik.

Batas normal konsumsi kopi adalah 2-3 gelas/hari. Dan jumlah kafein pada kopi yang masih dalam batas normal adalah tidak lebih dari 400mg/hari. Dalam 1 cangkir kopi kental terdapat sekitar 125mg kafein. Untuk 1 cangkir espresso, kopi tubruk, dan kopi saring mengandung sekitar 80mg kafein. Sedangkan pada 1 cangkir kopi instan hanya sekitar 65mg kafein.
Sekali lagi, segala sesuatu pasti ada manfaatnya jika tidak dilakukan secara berlebihan. Selamat menikmati kopi anda hari ini…












